Banyak orang yang berkata bahwa "Kehidupan ini seperti roda yang berputar, kadang di atas, kadang di bawah"
Nah kata kata-kata ini biasanya diucapkan oleh orang yang sedang berada di bawah, jadi pertanyaannya "tapi kenapa kok rasanya kita selalu dibawah terus ya, ga pernah di atas?"

coba kita kaji lagi perkataan itu mungkin ada yang salah,
"kehidupan seperti roda yang berputar, kadang di atas, kadang di bawah"
kita tahu roda itu bundar, dan semua sisinya sama jadi kita roda bagian yang mana, sisi roda itu sama, kalau di bilang kadang di atas kadang dibawah, lha bagian yang atas yang mana /yang bawah yang mana?

nah beda lagi kalo bagian roda itu adalah pentil jadi kelihatan ada tandanya, sewaktu roda berputar, kita bisa meliha pentil kadang berada di atas dan kadang di bawah..
berarti lebih cocok kalau bilang "Kehidupan itu seperti pentil pada roda yang berputar, kadang di atas, kadang di bawah"

lalu dengan pertanyaan "tapi kenapa ya, kok rasanya kita selalu di bawah terus, gak pernah diatas?"

nah sekarang kita perhatikan pentil yang berada di salah satu ban mobil,
ketika mobil berhenti, dimana posisi pentil?
misalnya posisi nya di bawah, kita bandingkan dengan perkataan tadi "tapi kenapa ya, kok rasanya kita selalu di bawah terus, gak pernah diatas?"

jadi apa yang harus kita lakukan untuk merubah posisi pentil jadi diatas? betul! kita harus menggerakan mobil, supaya posisi pentil bisa berada di atas.
kesimpulannya kalau kita berada di bawah terus maka kita harus menggerakan diri kita supaya bisa berada di atas,

bergerak seperti apa?
kita kembali lagi ke mobil tadi, sewaktu mobil baru keluar dari garasi/ bergerak dengan kecepatan 5km/jam kita lihat pentilnya..
masih kelihatan jelas kan pada saat pentil berada di atas dan dibawah?
nah kita bandingan dengan mobil yang berada di jalan tol yang bergerak dengan kecepatan 90km/jam, kelihatan gak pentilnya waktu berada di atas dan dibawah? Tidak kan?

kesimpulannya kalau kita pentil ban mobil maka kita jangan menggerakan mobil kita dengan kecepatan 5km/jam kenapa karena akan masih terasa saat posisi kita berada di atas dan di bawah terlebih lagi kalau berhenti, maka kita harus menggerakan mobil kita dengan kecepaan 90km/jam supaya tidak kelihatan sewaktu pentil berada di bawah...

begitu juga dengan kehidupan kalau kita berdiam diri saat sedang berada dibawah maka kita kan merasa di bawah terus, maka bergeraklah/bangkitlah nyalakan mesin kita melaju ke depan, saat bergerak kalau kita mobil supaya posisi kita saat berada di bawah tidak terasa, kita harus bergerak dengan kecepatan yang sesuai jangan bergerak lambat. artinya kita sibukkan diri kita dengan sesuatu yang bermanfaat supaya kita tidak merasakan posisi kita saat berada dibawah....
yuk semangat, kita bangkit, kita bergerak, mari kita berkarya, mereka menunggu karya besarmu!!!

moga bermanfaat

[inspired From Djakarta pagi Radio D-FM 103.4 with Kang Dadang Kadarusman. thanks]
www.dradio1034fm.or.id

2 komentar:

Unknown mengatakan...

love it! Analoginya ok... Tengkyu!

ciput mengatakan...

I can't agree more!
Keep moving and keep rolling!

Tetap Semangat!
Ijin ngetag ke FB saya ya.